Bertahun-tahun aku mengagumimu
With love,
Bertahun-tahun menunggumu
Mencintaimu dalam diam
Memperhatikanmu setiap gerak-gerikmu melalui celah yang kubuat sendiri
Memantau kabarmu, apa yang kau lakukan, bagaimana perkembangan hari-harimu dari jarak yang sejauh ini
Ketika aku menengadahkan tangan, merangkai kata-kata menjadi setiap bait doa
Aku masih memanjatkan doa-doa itu untukmu
Namun, entah mengapa?
Sekarang aku mulai lelah
Bukan, aku bukan lelah menunggu dan mencintaimu
Aku hanya lelah mendengarkan ceritamu tentang wanita-wanita itu
Mungkin kau memang tidak pernah sadar akan rasa sayangku yang begitu besar padamu
Karena selama ini, ya, aku hanya adikmu. ADIKMU.
Aku selalu berusaha menutupi segala rasa cemburuku ini ketika kau menceritakan mereka
Tapi bagaimana bisa?
Bagaimana aku tahan?
Apa aku harus terus memakai topengku ini saat mendengar ceritamu
Apa aku harus terus 'mencoba' bahagia melihatmu bersama dia
Aku hanya lelah
Apa yang aku tunggu
Apa yang aku perjuangkan selama beberapa tahun ini
Sepertinya memang sia-sia
Apa aku harus mengungkapkannya dahulu baru kau sadar?
Aku ingin, tapi aku memang tak bisa
Bagaimanapun juga, kita terperangkap
Dalam zona kakak-adik
Semoga, berhasil kakak sayang
Selamat berbahagia
Saya akan terus mencoba bahagia untukmu
Dan saya akan terus menyimpan dan menyisakan tempat dihatiku, untukmu.
Datanglah kepadaku jika kau perlu....
Aku selalu ada untukmu, kakak :")
With love,
DNMS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar