Sebuah blog aneh secuil mahasiswa alay-jomblo yang mencoba hidup di kota orang

Minggu, 16 Desember 2012

Sorry, Enggal

Waaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!
Desember akhir sudah mulai mendekat, ya itu artinya.........
Sebentar lagi UAS, sebentar lagi gue bakalan ninggalin semester 1 gue dan melepas predikat MABA hohoho (amin)

Yak! Karena UAS sudah maki dekat, dosen-dosen biadab pun mulai memberi tugas sana-sini, hoaaaah, termasuk di matkul 1 ini.
Olahraga.

Sebenernya sih ya bukan tugas sih ya, tapi emang UAS olahraga SUDAH DIMULAI.
Ada 3 yang diujikan nih :
1. LARI (done, A).
2. RENANG (done, A)
3. SENAM (???????????????????)

Ah, senam, paling males nih gue, bukannya gimana, senam kan per kelompok, dan kelompok gue itu paling susah kalo dibilangin.
Kelompok gue terbagi dari 19 anak, eh 19 apa 20 ya? Gitulah pokoknya.
Dan gue sangat beruntung, karena gue 1 kelompok sama...... ENGGAL CHESAR AYOGANATA.
Yak, dia anak cheers, dan cheers nya udah sampek nasional tuh, hebat ya....

Dari awal senam pas UTS poco-poco, sampe sekarang aerobik, si Enggal deh yang paling berjasa sama kelompok ini. Mulai dari ngajak latihan, bikin gerakan, ngajarin anak-anak dengan sabar, pokoknya the best banget deh!!!!

Nah, cerita berawal dari sini.....
Pertama latihan buat UAS ini, hari Rabu, yak, ga seperti pas UTS yang ngumpulin anak-anaknya gampang entah kenapa sekarang susaaaaaaaaaaaaah banget ngumpulinnya, pokoknya hari ini cuma beberapa yang dateng, dan Enggal tetep ngejalanin latihan ini.

Trus, latihan kedua hari Jumat, heheheheheheheheheh, hari ini gue gak dateng, ketiduran, gak enak badan juga abis renang, dan katanya sihhhhh yaaaaaa, dikit buangeeeeeeet yang hadir, trus kayaknya sih Enggal kayak bete gitu deh, gue jadi merasa bersalah :-(
Terus, karena hari Jumat dikit yang dateng, akhirnya hari Sabtu latihan ditiadakan.

Dan latihan selanjutnya yaitu hari ini, Minggu, seperti biasanya cuma beberapa orang aja yang hadir. Kita ngerasa belom mantep banget latihannya, padahal udah H-2, dan belom semua orang ngumpul. Akhirnya , malem kita latihan lagi, rencana jam 8, tapi jadi ngareeeeeeeeeet banget. Karena GSG tempat kita latihan ditutup, akhirnya kita beralih ke GEDUNG A FISIP. Yak! FISIP, bisa dibayangkan seberapa scary nya tempat biadab itu malem-malem gini, tadinya gue udah niat banget gamau dateng, gara-gara Elwin cerita habis ada orang yang hampir dibacok gitu, gimana gak ngeri gue.
Tapi, akhirnya si Lawuning, Rani, sama Novi ngajakin gue berangkat bareng, trus jam 8an lewat itu kita baru sampe, dan alhamdulillah, kali ini lebih banyak dari biasanya, meskipun belom semua dateng juga sih.....
Yaudahlah, kita latihan kayak biasa lagi, sampek akhirnya Enggal bilang :

Ah, udah ah, coba aku mau ngeliatin kalian latihan dulu, coba kalian latihan yang bener dulu, aku kan udah ngasih gerakan

Trus ada yang nyeletuk gini, entah siapa

Iya, gerakan-gerakan anehmu

Trus Enggal bilang lagi

Tapi kan aku ngajarin kalian juga

Dan setelah itu, Enggal menyendiri, dieeeeeeeem aja..... Dan kita belom ada yang sadar, abis itu kita latihan sendiri tanpa Enggal, sampai akhirnya gue nanya salah satu gerakan yang bakal dipake atau engga, dan gue baru sadar, dia kayak beda gitu. Mungkin badmood, atau lelah, ya lelah ngajarin kita yang gatau terimakasih. Trus anak-anak pada nyamperin dia, dan nanya, Enggal kenapa? Tapi dia tetep diem aja, sambil mainan hp.
Karena kita ngerasa gaenak, akhirnya kita ngebuat gerakan yang masih kurang, sendiri.
Sampai setelah latihan selesai, dia masih diem aja, pulang sendiri, tanpa kata, padahal biasanya dia yang paling heboh :"""")

Maafin kami ya, Enggal, makasih buat semuanya....
Entah apa jadinya kita tanpa kamu :")

Jumat, 07 Desember 2012

Ketika Aku Mulai Lelah

Bertahun-tahun aku mengagumimu
Bertahun-tahun menunggumu
Mencintaimu dalam diam
Memperhatikanmu setiap gerak-gerikmu melalui celah yang kubuat sendiri
Memantau kabarmu, apa yang kau lakukan, bagaimana perkembangan hari-harimu dari jarak yang sejauh ini
Ketika aku menengadahkan tangan, merangkai kata-kata menjadi setiap bait doa
Aku masih memanjatkan doa-doa itu untukmu

Namun, entah mengapa?
Sekarang aku mulai lelah
Bukan, aku bukan lelah menunggu dan mencintaimu

Aku hanya lelah mendengarkan ceritamu tentang wanita-wanita itu
Mungkin kau memang tidak pernah sadar akan rasa sayangku yang begitu besar padamu
Karena selama ini, ya, aku hanya adikmu. ADIKMU.

Aku selalu berusaha menutupi segala rasa cemburuku ini ketika kau menceritakan mereka
Tapi bagaimana bisa?
Bagaimana aku tahan?
Apa aku harus terus memakai topengku ini saat mendengar ceritamu
Apa aku harus terus 'mencoba' bahagia melihatmu bersama dia

Aku hanya lelah
Apa yang aku tunggu
Apa yang aku perjuangkan selama beberapa tahun ini
Sepertinya memang sia-sia

Apa aku harus mengungkapkannya dahulu baru kau sadar?
Aku ingin, tapi aku memang tak bisa
Bagaimanapun juga, kita terperangkap
Dalam zona kakak-adik

Semoga, berhasil kakak sayang
Selamat berbahagia
Saya akan terus mencoba bahagia untukmu
Dan saya akan terus menyimpan dan menyisakan tempat dihatiku, untukmu.
Datanglah kepadaku jika kau perlu....
Aku selalu ada untukmu, kakak :")



With love,
DNMS

Rabu, 05 Desember 2012

Ketika Rindu Tiba (Sahabat)

Hai, Sahabatku :-)
Apa kabar kalian disana?
Baik-baik saja kan? Aku disini pun juga dalam keadaan baik.

Kalian tau gak?
Aku kangen kalian, aku kangen saat-saat kita bersama

Susah. Sedih. Bahagia. Galau. Kebersamaan.

Ya, aku rindu kebersamaan itu
Kebersamaan yang jarang aku dapatkan lagi saat ini.
Banyak dari 'mereka' yang egois, mau menang sendiri

Aku belum mendapatkan lagi sahabat seperti kalian
Yang selalu ada saat aku jatuh
Yang selalu membangkitkan semangatku
Yang selalu membuat hari-hariku lebih berwarna karena ada kalian
Dan yang selalu bisa menerimaku apa adanya...

Mungkin sering kali kita cekcok
Sering kali kita berbeda pendapat
Namun, bukankah itu bumbu-bumbu persahabatan?

Ingatkah kalian, saat kita pergi bersama?
Ingatkah kalian, saat kita bergosip ria?
Atau hanya, bermain kartu, dan mencoreng muka?
Kita memang semakin beranjak dewasa, tapi aku akan selalu merindukan momen-momen tersebut.

Jakarta, Depok, Semarang, Jogja, Malang

Bukan jarak yang dekat untuk ditempuh
Tidak mudah untuk mengatur waktu kita untuk sekadar bertemu, berbagi cerita
Namun sekarang, aku benar-benar merindukan kalian
Lalu, aku harus apa?

Cepatlah kembali kawan, ke kota asal kita, dimana kita bertemu, dimana kita berkenalan, menghabiskan waktu bersama, dimana kita menjadi Sahabat....

Jakarta

Aku pun berharap bisa kembali lagi, secepatnya :")

With tears,











Dzauqulazali

Rasa


Hai,
Apa kabar kamu disana?
Bagaimana kabar keluargamu?

Desember,
Kembali lagi pada bulan ini, ingatkah kamu kejadian setahun lalu?
Oh, mungkin tidak. Mungkin itu hanya kejadian sepele untukmu.
Tapi tidak untuk aku.

Dua tahun belakangan ini, aku menemukan seseorang, mulai menyukai seseorang, dan kemudian aku tersadar...
Aku mencintainya.
Ya, aku mencintai kamu.

Aku pikir, dengan ratusan jarak yang memisahkan kita, aku bisa dengan mudah melupakanmu.
Aku pikir, aku bisa dengan cepat mendapatkan seseorang penggantimu.
Namun, sepertinya tidak.
Aku malah semakin memikirkanmu
Disetiap malamku, aku berharap bisa bertemu kamu lagi, mendengarkan cerita-cerita lucumu, melihat senyum renyah itu.
Disetiap hujan, aku berharap, kau yang ada didekatku, menghangatkanku dengan senyummu.

Tapi, kau tak kunjung mengetahui apa isi hatiku?
Bagaimana perasaanku padamu?
Dan kau memang tak mau tau, bukan?

Lantas, aku harus berbuat apa?
Terus berharap? Tapi itu sangat sakit ya dirasa, terus berharap, menunggu, tapi tak jelas apa yang ditunggu.
Apa aku harus jujur padamu?
Namun, aku tidak punya cukup keberanian untuk melakukannya.
Aku hanya bisa diam, diam, dan terus diam dalam rasa sakit ini, dan berharap, suatu hari engkau 'akhirnya' akan mengetahui rasa ini.

Love,
Dzauqulazali :")